Posted by: juveniliare | October 31, 2010

Nyooooron. Of Merapi mountain and kids these day.

Discalimer: Merapi mountain is not mine. And no, I dont have kids.

———————————

Kids these day need an adrenaline shot. And a dozen of coffee shots.

Jujur saja, aku shock berat ketika adikku yang berumur 10 tahun akan go into the wild untuk pertama kalinya. Camping!

Pikiran pertama yang terlintas pastinya,

1. Makan pop mie siang malam.

2. Engga mandi dua hari.

3. Hujan terus banjir dan tendanya ambruk.

4. Digigit ular terus ngga balik balik lagi.

Imma ebil sister *insert evil laugh here*. Karena jujur saja, semua yang di atas itu terjadi padaku di camping pertama ketika seumuran dengannya. Kecuali yang nomor 4 tentunya..

Tapi, ibu tercinta malah menyiapkan segalanya untuknya. As in friggin everything. Dari makan malam yang katanya akan charter dari Hoka Hoka Bento, acara masak di alam liar yang nanti di sana tinggal di susun saja, sewa ahli pasang tenda (pilihan kerja yang luar biasa btw), dibuatkan tugas seninya, et ce tera.

Sontak aku dan kakak tercinta yang kita berdua memang sudah masuk tahap rebelliosly rebellion juvenilia langsung ketawa ngakak melihat persiapan ibuku untuk acara kemahnya adikku.

I mean like, please deh…

Kalau kayak gini terus ceritanya paling ibu ibu lain juga seperti ini, dan ternyata mereka lebih parah.

Ibu Hendro, nanti saya akan bawakan inflatible bednya ya bu.”

WTF. Jadi ni anak anak akan tidur di kasur pompa yang biasa di promosiin mba mba SPG ga jelas yang sering kutonton di tv zaman aku SD itu?

Oh okee… udah deh, sebagai anak kelahiran angkatan 90an aku dan kakakku angkat tangan aja. Seumur umur adik tercinta kita akan jadi a speck of dust under our smelly feets.

Point is, entah yang bermasalah itu orang tua atau anak anaknya. Ketika aku menjemput adikku di sekolahnya, aku melihat anak anak yang tingginya tidak sampai pingangku udah ngacir sambil bawa BB di tangan.

“mami pokoknya makan di Pizza Hut, ngga mau yang lain!”

di kejauhan ada anak perempuan yang mewek maksa ibunya ke PH.

“om kok telat sih! Aku udah nunggu lama dari tadi!”

ada pula noni noni yang mesem mesem di depan mobil audi sambil memarahi sopirnya yang telat barang semenit.

Kesimpulan: entah aku orang picik yang tidak bisa terima ada anak kecil punya Black Berry Onyx dan mobil antar jemputnya audi, atau anak anak zaman sekarang memang mengerikan. Kita anggap saja pilihan kedua yang benar, ya…..

Perasaan ketika zamanku masih SD tidak ada yang seperti ini. Kita semua anak baik yang menunggu orang tua menjemput. Kita tidak memaksa orang tua makan di tempat mahal dan aneh aneh. Heck! Handphone pertamaku ketika aku kelas 6 SD. Dan itu dibelikan ketika orangtuaku akan pergi dan meninggalkan aku dan kakakku berdua sendirian selama seminggu.

Zaman udah berubah nduk. Anak SD zaman sekarang sudah banyak yang punya facebook. Dan parahnya, mereka alay banget..

Oh ya, itu yang dikatakan salah satu temanku. Dan betapa kita berdua menghela nafas akan perubahan zaman yang begitu ekstrem ini.

——————

Epilog:

Setelah semalaman tidur di alam liar, keesokkan harinya adikku pulang. Dijemput orang tuaku.

Bukan karena dia tidak tahan makan pop mi, tendanya banjir karena hujan, ataupun digigit ular, tapi karena gunung Merapi meletus dan abunya berterbangan ke segala arah. Merambah jauh dari Jawa Tengan hingga ke Yogya. Dan berhubung bumi perkemahan adikku dekat gunung something, abu jatuh dengan agak barbarnya hingga bumi perkemahan tertutup abu tebal.

Yaaaaah…. Batal deh…..

Ya sudahlah, apapun yang terjadi, everything is gonna be OK!

————

Advertisements

Responses

  1. stuju banget!!
    anak2 sd jman skarang manja2 ๐Ÿ˜ก

    • rasanya aku mau ketawa lebar ketika adikku pulang ke rumah.
      Tasnya tertutup abu vulkan dan dia tampangnya masam banget.
      Tak tau dia camping yang sebenarnya bagaimana. booooooo\

      Ketika kita camping SMP jauh lebih berat kan??

    • ya, tentu saja
      tenda-ku banjir sampe selimutku basah
      uda gtu tdur d lamin yg ktanya ad pnampakan :p
      aku inget bnget wktu kita di boongin pak hari yg ktanya pulang ditunda~

      • Penampakan…. ?? AKu ngga ingat. Untung tidak ingat deh..

        Aku malah ingetnya pas kejadian Ayang itu..
        Ayang hilang!! Kita semua yang di tendaku nangis, sama panik ๐Ÿ˜€
        Y ampunn… Masa SMP itu gila banget deh kita dulu. Sekolahnya juga rada ‘gila’ sih :p

      • thats our school :DD
        ayo back to Istiqomah aja yuuk~

  2. yeah spoiled brats.
    dampak negatif dari teknologi.
    mungkin kita belum siap menerima kemajuan teknologi.
    ckck

    • speaking about merapi…
      HOW ABOUT YOUUUU!!!!!!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: